Sosial dan Budaya


SOSIAL BUDAYA


Sosial budaya masyarakat Jepara  mempunyai orientasi pengembangan pada wilayah pantai cukup banyak sehingga budaya tearsebut meliputi kebijakan pemerintah, lokasi peninggalan sejarah yang sekaligus difungsikan sebagai cagar budaya, upacara tradisional dengan nilai-nilai kebaharian yang dijasikan sebagai daya tarik wisatawan,  kerajinan yang berakar pada budaya yang mampu bertahan dan berevolusi selama berabad-abad sehingga mencapai bentuknya seperti yang kita kenal sekarang ini serta tempat-tempat wisata yang dimungkinkan  sebagai arena dunia fantasi yang mempunyai lokasi di laut.

Jepara memiliki 2 budaya yaitu, atraksi wisata budaya dan atraksi budaya lokal.

1.    Atraksi wisata budaya atau kesenian rakyat yaitu, reog barong, pencak silat yang diiringi gamelan sedangkan acara tradisional (perkawinan suku bugis, upacara peluncuran perahu, menambak ikan, mengunjungi Makam Sunan Nyamplungan, Makam Sayid Kambang, Makam Sayid Abdullah dan sumur Wali).

2.    Atraksi budaya lokal yaitu, reog/kuda lumping, pencak silat, rebana, organ tunggal, dan gamelan. Diluar atraksi yang sifatnya kebudayaan yang diselenggarakan secara rutin tersebut, ada juga atraksi yang lain misalnya: pelepasan penyu, upacara pelepasan perahu, khoul sunan Nyamplungan (peringatan hari satu suro/peringatan tahun baru hijriyah) oleh masyarakat sekitar.

Sumber :          http://kpmjepara.com

http://staff.undip.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 17,298 hits
%d bloggers like this: